Kamis, 21 November 2013



                              
                            HIDROSFER
A.    Pengertian hidrosfer
Kata hidrosfer berasal dari bahasa yunani yang terdiri dari dua suku kata, yaitu hydro yang berarti air dan sphere yang berarti lapisan. Jadi, hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan bumi, baik yang berbentuk cair, padat maupun yang berbentuk gas (uap).

B.    Siklus hidrologi dan unsur-unsurnya
Siklus hidrologi adalah proses sirkulasi air yang dimulai dari tubuh air, ke atmosfer , kemudian ke tanah dan kembali lagi berulang.
Siklus hidrologi ada tiga macam, yaitu sebagai berikut :
1.      Siklus pendek
Siklus hidrologi jangka pendek dimulai dari pemanasan air laut oleh sinar matahari, kemudian berlanjut dengan terjadinya penguapan di atas permukaan laut. Uap air yang naik diatas permukaan laut, pada ketinggian tertentu mengalami kondensasi yang kemudian membentuk awan dan berakibat hujan yang jatuh lagi ke laut. Siklus ini biasanya terjadi di laut terbuka.
2.      Siklus sedang
Uap air yang berasal dari tubuh air serta tanah dan pohon sebagai akibat penyinaran matahari, pada ketinggian tertentu mengalami kondensasi dan membentuk awan. Selanjutnya awan terdorong oleh angin kea rah daratan. Di atas daratan , awan tersebut menimbulkan hujan yang jatuh dipermukan tanah. Air hujan yang jatuh tersebut sebagian mengalir sebagai run-off  di atas permukaan tanah dan sebagian lagi meresap kedalam tanah. Air tersebut pada akhirnya mengalir ketempat-tempat yang rendah seperti danau, laut, rawa, dan selanjutnya menguap lagi. Siklus hidrologi ini terjadi di wilYh daratan, yang dekatnya terdapet laut. Siklus ini banyak terjadi di daerah beriklim tropis.
3.      Siklus panjang
Penyinaran matahari terhadap tubuh air menimbulkan penguapan. Uap air pada ketinggian tertentu membentuk awan yang terdiri dari Kristal-kristal es. Awan tersebut terdorong angin pada pegungungan yang tinggi, Kristal-kristal es ini jatuh sebagai salju. Didaerah pegunungan tinggi atau daerah kutub, salju yang jatuh berubah manjadi es atau gletster. Gletster bergerak secara pelahan-lahan pada lereng pergunungan dan pada bagian rendah tertentu, gletster kemudian mencair yang airnya mengalir ke sungai dan selanjutnya kembali ke laut. Siklus hidrologi ini biasanya terjadi di wilayah kutub, daerah yang beriklim sedang, dan daerah-daerah pegunungan yang bersalju.

C.     Jenis-jenis perairan
1.      Air permukaan
a.      Kejadian air permukaan
Air hujan yang jatuh ke permukaan bumi sebagian mengalir dipermukaan tanah dan sebagian lagi meresap ke dalam tanah.

b.      Potensi air permukaan dan pemanfaatannya
1.      Potensi air dipermukaan
a.      Factor iklim
b.      Factor topografi
c.       Factor jenis tanah
d.      Factor karakteristik DAS
e.      Factor vegetasi
2.      Pemanfaatan air permukaan
a.      Irigasi
b.      Air minum dan keperluan rumah tangga lainnya
c.       Industry
d.      Tenaga listrik
e.      Lalu lintas
f.        Pemanfaatan lainnya

c.       Sungai
1.      Pengertian sungai
Sungai adalah system jaringan air yang terbentuk secara alami dipermukaan bumi yang membentuk suatu pola aliran.
Ada beberapa istilah yang terkait dengan sungai, yaitu sebagai berikut.
a.      Alur sungai
b.      Daerah aliran sungai (DAS)
c.       Hulu sungai
d.      Hilir sungai
e.      Regim sungai
f. Debit air
g.      Muara sungai
h.      Gradien sungai
i. Profil sungai
2.      Jenis-jenis sungai
a.      Berdasarkan sumber airnya
1.      Sungai hujan
2.      Sungai gletser
3.      Sungai campuran
4.      Sungai air tanah
b.      Berdasarkan intensitas alirannya
1.      Sungai permanen
2.      Sungai periodic
3.      Sungai intermiteen
4.      Sungai ephemeral
c.       berdasarkan genetiknya
1.      sungai konsekwen (k)
2.      Sungai subsekwen (S)
3.      Sungai obsekwen (O)
4.      Sungai resekwen (R)
5.      Sungai isekwen (I)
d.      Berdasarkan struktur batuan
1.      Sungai anteseden
2.      Sungai superimposed
e.      Berdasarkan kenampakan airnya
1.      Sungai permukaan
2.      Sungai bawah tanah
3.          pola aliran sungai
a.      pola aliran dendritik
b.      pola aliran anular
c.       pola aliran rectangular
d.      pola aliran trellis
e.      pola aliran  radial
f.        pola aliran parallel
g.      pola aliran pinate
4.    daerah aliran sungai (DAS)
a.      pengertian
daerah aliran sungai adalah wilayah tangkapan air hujan yang berfungsi menerima, menyimpan, dan mengalirkan air hujan ke dalam suatu system jaringan sungai.
b.      DAS dan rata-rata curah hujan
Ditinjau dari luasnya, DAS dapat  dibagi menjadi dua yaitu DAS luas dan DAS sempit.
5.    Penyebab dan dampak banjir serta usaha-usaha mengurangi resiko banjir
a.      Penyebab banjir
1.      Penebangan hutan
2.      Tersumbatnya sungai
3.      Gempa bumi
4.      Permukiman disekitar bantaran sungai
5.      Peladangan berpndah
6.      Adanya longsoran tanah
b.      Dampak banjir
1.      Rusaknya bangunan serta fasilitas-fasilitas permukiman lainnya
2.      Adanya korban jiwa bagi penduduk disekitar kejadian yang tidak bisa dielakkan
3.      Transortasi terganggu akibat jalan-jalan terendam air
4.      Rusaknya tanaman dan matinya hewan-hewn ternak
5.      Timbulnya berbagai penyakit seperti gatal-gatal, diare, kolera, dan sebagainya
6.      Kegiatan rutin masyarakat banyak terganggu karena tidak bebas bepergian
7.      Kebutuhan air bersih sulit diperoleh karena atanh terendam air kotor
8.      Lahan-lahan subur bisa menjadi lahan kritis karena terhanyutnya humus atau tertutupnya lahan subur drnhan lumpur

d.      Danau
1.      Pengertian danau
Danau adalah bagian cekungan daratan dipermukaan bumi yang terisi air.
2.      Jenis-jenis danau
a.      Berdasarkan proses terjadinya
1.      Danau alami
a.      Danau vulkanik
b.      Danau vulkano tektonik
c.       Danau gletser
d.      Danau dolina
e.      Danau meander
f. Danau bentukan alami lainnya
2.      Danau buatan
a.      Danau bendungan
b.      Danau situ atau cembung
e.      Rawa
1.      pengertian rawa
rawa adalah bagian permukaan bumi yang tergenang air dan ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan serta letaknya lebih rendah dari daerah sekitarnya.
2.      jenis-jenis rawa
a.      berdasarkan lokasi terjadinya
a.      rawa pantai
b.      rawa payau
c.       rawa sungai
d.      rawa cekungan
e.      rawa danau
b.      berdasarkan rasa airnya
a.      rawa air asin
b.      rawa air payau
c.       rawa air tawar
3.      pemanfaatan rawa
a.      persawahan pasang surut
b.      menghasilkan kayu
c.       menghasilkan nipah dan rumbia
d.      wilayah permukiman
e.      perikanan
f. peternakan

2.      Air tanah
a.      Pengertian
Air tanah adalah air yang meresap ke dalam tanah kemudian tinggal di lapisan batu pasir (akifer) atau di celah-celah batuan.
b.      Lapisan air tanah
1.      Lapisan akifer bebas
2.      Lapisan afiker tertekan
c.       Jenis-jenis air tanah
1.      Berdasarkan letaknya
a.      Air tanah bebas
b.      Air tanah tertekan
2.      Berdasarkan jenis batuan
a.      Air tanah alluvial
b.      Air tanah karst atau patahan
c.       Air tanah dikaki gunung berapi
d.      Sumur artesis
1.      Sumur alami
2.      Sumur buatan
e.      Kejadian dan potensi air tanah
1.      Kejadian air tanah
a.      Air tanah di dataran rendah
b.      Air tanah di celah-celah batuan
2. potensi air tanah dan pemanfaatannya
a.    potensi ait tanah
1. survey seismic
2. survey  tahanan (resisivity)
3. pengujian pompa (pumping test)
3.      Perairan laut
a.      Jenis-jenis air laut
1.      Menurut letaknya, laut di bagi dalam tiga golongan, yaitu sebagai berikut.
a.      Laut tepi
b.      Laut pertengahan
c.       Laut pedalaman
2. berdasarkan kedalamannya laut terbagi menjadi lima zona, yaitu sebagi berikut.
a.      zona litoral atau pasang surut
b.      zona epineritik
c.       zona neritik
d.      zona bathial
e.      zona abisal
3. berdasarkan proses terjadinya, laut terdiri atas sebagai berikut.
a.    laut transgerasi atau laut meluas
b.    laut ingresi atau laut tanah turun
c.    laut regresi
b.      Penggolongan laut di Indonesia
1.      Laut-laut di dangkalan sunda
Berbagai bukti menunjukan bahwa laut dan selat, sepertinlaut jawa, selatbmalaka, selat Kalimantan, selat sunda, selat gaspar, selat Bangka, selat riau, dan selat berhala.
Berbagai bukti yang menunjukan bahwa laut dan selat di dangkalan sunda dahulu merupakan satu daratan dengan benua asia. Bukti-bukti tersebut antara lain sebagai berikut.
a.      Laut-laut dan selat-selat di dangkalan Indonesia bagian barat berkedalaman antara 29-50 meter.
b.      Terdapat bekas-bekas lembah sungai di dangkalan tersebut.
c.       Ikan-ikan yang hidup di sungai-sungai tersebut menunjukan adanya kesamaan jenis.
d.      Adanya tanah liat dan pasir di dangkalan Indonesia barat bagian selatan di dasar laut jawa.
e.      Ada biji timah putih di bagian barat dangkalan Indonesia barat.
f.        Persamaan flora dan fauna di Indonesia barat dan asia memperkuat keyakinan bahwa dataran sunda dan asia berasal dari satu daratan.
2.      Laut laut di dangkalan sahul
Laut dan selat di dangkalan ini adalah laut arafuru, teluk Carpentaria, dan selat torres. Bukti-bukti yang menunjukan bahwa dangkalan Indonesia timur dulunya merupakan satu dataran dengan benua Australia adalah sebagai berikut.
a.      Adanya persamaan flora dan fauna di Australia dengan yang ada di papua dan kepulauan aru.
b.      Ada lembah sungai di pasar dangkalan sahul.
3.      Laut mediterania
Di Indonesia bagian tengah antara lain terdapat selat makasar, laut flores, laut banda, laut buru, laut seram, laut Maluku, laut Halmahera, dan laut selawesi.

c.       Gerak air laut
1.      Definisi arus laut
Arus laut adalah gerakan air laut yang mempunyai arah dan peredaran yang tetep secara teratur.
2.      Jenis arus laut
a.      Berdasarkan letak
1.      Arus bawah, yaitu arus yang bergerak di bawah permukaan laut, misalnya arus bawah di selat Gibraltar.
2.      Arus atas, yaitu arus yang bergerak di permukaan laut, misalnya arus California.
b.      Berdasarkan suhu
1)      Arus panas, yaitu arus yang memiliki suhu lebih panas dari pada air laut yang dilewatinya.
2)      Arus dingin, yaitu arus yang memiliki suhu lebih dingin dari pada suhu air yang di lewatinya.

3.      Factor-faktor yang menyebebkan terjadinya arus
a.      Factor angin
1)      Angin muson, yaitu angin yang bertiup di samudera hindia sebelah utara khatulistiwa.
2)      Angin pasat, angin yang dapat menimbulkan arus khatulistiwa atau arus ekuatorial.
3)      Angin barat, angin yang dapat menimbulkan arus angin barat.
b.      Factor perbedaan ketinggian permukaan air laut
Bila ketinggian permukaan air laut berbeda, akan terjadi gerakan air laut menuju ke bagian yang lebih rendah. Aliran air ini ada yang bergerak mendatar dan ada pula yang bergerak vertical.
c.       Factor perintang
Perjalanan air laut dapat terhalang oleh benua atau pulau. Halangan ini menyebabkan arus membelok atau bahkan terbelah.
d.      Faktor perbedaan kadar garam
Air yang memiliki kadar garam tinngi mempunyai berat jenis yang lebih besar dari pada air dengan kadar garam rendah.
4.      Pengaruh arus laut bagi kehidupan
a.      Pengaruh yang menguntungkan, yaitu perairan menjadi kaya akan ikan, pelabuhan-pelabuhan di daerah iklim kutub terbuka sepanjang tahun, iklim sejuk, daerah-daerah yang beriklim kutub dapat dimanfaatkan untuk pertanian, dan dapat membatu pelayaran.
b.      Pengaruh yang merugikan, yaitu dapat membahayakan pelayaran dan air laut bisa membeku membentuk padang es.
5.      Manfaat laut bagi kehidupan
Manfaat laut bagi kehidupan adalah sebagai prasarana perhubungan dan pengangkutan, sebagai pembangkit tenaga, sebagai lahan perikanan, tempat rekreasi, pengatur iklim, sebagai lahan pertanian laut (revolusi biru), dan sebagai tempat pertahanan dan keamanan.

Silahkan  DOWNLOAD file lengkapnya di sini

Diposkan oleh : YUNI HASTUTI
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 INHIL • All Rights Reserved.
Template Design by Templateure • Powered by Blogger | SEO Plugin by MyBloggerBuzz.Com
back to top